Teknologi AI di Aplikasi Google Maps versi Android dan iOS

Finance Solutions

Google ingin meluncurkan serangkaian fitur canggih berdasarkan teknologi kecerdasan buatan (AI) di versi Android dan iOS dari aplikasi navigasi Maps. Faktanya, wakil presiden produk Google Maps, Dane Glasgow, mengatakan ratusan peningkatan dan pembaruan akan dilakukan pada Maps pada tahun 2021. “Tahun ini, kami berencana untuk menampilkan lebih dari 100 peningkatan yang diberdayakan AI di Google Maps untuk memudahkannya pengguna untuk dinavigasi. ” Kata Dane Berita Gadget

Salah satu fitur yang dirujuk Dane, dan bisa dibilang yang terbesar, adalah fitur Live View yang memungkinkan pengguna melakukan navigasi dalam 3D menggunakan kamera ponsel masing-masing. Diluncurkan pada 2019, fitur ini didasarkan pada teknologi pencitraan gabungan yang disebut augmented reality (AR), yang disebut Global Localization. Dengan teknologi ini, berbagai gambar yang disimpan dalam database Street View dipindai dan digabungkan dengan gambar yang diambil oleh kamera sehingga Maps dapat memahami lokasi dan posisi pengguna.

Live View sendiri akan berguna bagi mereka yang kesulitan menavigasi tempat-tempat umum yang besar seperti telepon, terminal, dan pusat perbelanjaan. Misalnya, saat pengguna mencari gerbang penerbangan di bandara selama perang, mereka dapat menggunakan Live View untuk dipandu ke gerbang tujuan dengan panah dan tidak tersesat. “Fitur Live View juga dapat digunakan untuk menemukan eskalator, platform tujuan di stasiun, restoran, ATM, dan lainnya,” kata Rusell Dicker, Manajer Produk dari Google Maps. Berita Sepakbola

Fitur yang cukup canggih ini saat ini hanya tersedia di pusat perbelanjaan yang berada di berbagai kota di Amerika Serikat. Live View diharapkan akan diluncurkan secara bertahap tahun ini di sejumlah lokasi di Tokyo, Jepang dan Zurich, Swiss, dan sejumlah kota lainnya. Belum diketahui kapan Indonesia akan menerima fitur ini.

Ke depannya, Google akan terus mengembangkan teknologi 3D yang dilengkapi AI, seperti navigasi dengan peta yang menggunakan tampilan 3D bukan 2D seperti sekarang ini.

Selain itu, Google juga akan mengembangkan gambar di database Street View agar tampil lebih detail, serta membuat representasi suatu tempat terlihat dalam 3D, sehingga pengguna tidak perlu keluar rumah. Tujuan dari penambahan fitur baru yang didukung AI ini adalah untuk membuat Maps menjadi layanan navigasi yang interaktif dan tidak monoton. “Agar lebih interaktif dan mudah digunakan bagi banyak orang,” kata Dane. Berita Teknologi

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.